NAK, DI SINI


Nak, di sini di rumah sakit, kamu akan melihat bahwa keromantisan bukan hanya milik sepasang kekasih, tetapi juga milik bapak mertua yang sabar merawat mantu wedoknya saat sang suami tengah pergi mencari biaya.

Nak, di sini di rumah sakit, kamu bisa melihat bahwa keindahan juga ada pada raut muka lelah seorang lelaki tua yang duduk menunggu di dekat ranjang istrinya, dalam lara yang mengiringi pasca operasi pengangkatan rahim.

Nak, di sini di rumah sakit, kamu akan tahu bahwa kriminalis, pelacur, anak yang durhaka pada orang tuanya; golongan-golongan yang kamu anggap hina itu, termasuk bayi-bayi yang lahir dari perbuatan zina sekalipun, berhak hidup.

Karena, Nak, di sini di rumah sakit, Tuhan dan manusia sungguh begitu dekat.

~

*dibuat sepulang shift malam, terilhami dari salah satu setatus Gus Haibani Ebidzar

0 comments:

Posting Komentar