Ibu mengajarkan pada anak-anaknya untuk selalu membawa uang lebih saat bepergian, sekalipun itu akan tak digunakan. Katanya, selain untuk jaga-jaga bila ada pengeluaran tak terduga, uang di dompetmu juga bisa menjadi modal percaya diri untuk masuk ke dalam toko lalu keluar tanpa membeli sebarang pun. Lho, kalau tidak beli kenapa masuk? Ya kali aja penjaga tokonya ganteng.

Sama halnya dengan buku.

Bacalah ia banyak-banyak, sekalipun tak ada orang yang akan mengajakmu berdebat tentangnya. Bacalah. Selain untuk kesenanganmu sendiri, ia juga akan membuatmu memiliki perbendaharaan kata yang cukup untuk tidak merasa kerdil di muka sesama. Dan pada satu titik, membawamu berteman dengan makin banyak orang.

Selamat membaca.

Ini sketsa rupa suami saya, yang telah menuai benih dalam rahim istrinya...


Hal-hal ngehek memang kerap terjadi di kehidupan kita. Seperti misalnya, belum genap seminggu saya menikah, sudah banyak teman yang melempar pertanyaan bernada sama: Wis hamil durung?

Edan! Belum ada seminggu lho.
Ibarat perokok pemula, ini baru sampai pada isapan pertama. Masih terbatuk-batuk. Belum nemu nikmatnya di mana. Lha kok sudah ditanya: Wis impoten durung? Lha yo wagu. :v

Tapi begitulah, dalam masyarakat kita, pertanyaan semacam itu memang wajar dihujankan kepada pengantin baru. Baik untuk sekedar basa-basi maupun beneran empati. Apalagi, saya dianggap sebagai alumnus kebidanan yang paham akan rumus-rumus menghitung masa subur, juga menguasai macam-macam trik (dan pose) agar cepat hamil. Maka mereka pikir, seharusnya saya sudah tahu apakah saya hamil atau tidak sejak malam pertama pernikahan. Jeng jeng jeng jeng!

Di titik ini, kapasitas saya diuji. Apakah kemampuan saya hanya sebatas teori, atau praktiknya juga. Apakah saya sunguh-sungguh seorang wanita, atau jelmaan bidadari semata. 😌

Kadang saya menjawab dengan candaan. Tapi lebih sering dengan jawaban normatif, seperti, "Mohon doanya saja." Disertai emoticon senyum untuk pemanis mata. Selebihnya, biar waktu yang menjawab. *Wuuuush~

Nanti kalian juga akan merasakan kok, ditanya seperti itu. Tidak perlu mempersiapkan jawabannya dari sekarang. Siapkan saja dulu calon suaminya. Oke, Dik? :v

Ternate, 14 Agustus 2016